Senin, 28 Oktober 2013

Korelasi antara Bahasa Indonesia dengan Sistem Informasi

Hubungannya antara bahasa, atau bahasa Indonesia  denga sistem informasi bisa dilihat dari pengertian masing-masing  bahasan terlebih dahulu.
Pertama, apa si bahasa itu. Bahasa adalah alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Bahasa haruslah merupakan bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Bukannya sembarang bunyi. Dan bunyi itu sendiri haruslah merupakan simbol atau perlambang.
Sedangkan arti dari bahasa Indonesia adalah, bahasa Melayu yang dijadikan sebagai bahasa resmi Republik Indonesia dan bahasa persatuan bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia diresmikan penggunaannya setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, dan bahasa Indonesia mempunyai fungsi sebagai berikut :

-          Sebagai alat komunikasi
-         Sebagai alat untuk mengekspresikan diri
-         Sebagai alat integrasi dan beradaptasi sosial dalam lingkungan atau situasi tertentu
-         Sebagai alat untuk melakukan control sosial

Kedua, apa si sistem informasi itu. Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.
kita ambil sedikit saja arti atau pengertian dari system informasi dan bahasa Indonesia itu untuk lebih mempersingkat dan memperjelas hubungan antara kedua bahasan itu.
hubungannya.
Dari pengertian system informasi, terdapat bunyi kebutuhan pengolahan transaksi harian dan laporan-laporan. Untuk kegiatan bertransaksi, pasti menggunakan bahasa sebagai alat untuk berkomunikasi atau alat untuk membuat laporan-laporan. Tanpa adanya bahasa bagaimana kita bisa melakukan hal-hal tersebut.

Jumat, 26 April 2013

Produksi Optimal


NAMA     :  HILMI AZIZ
NPM       :   13111391
KELAS    :   2KA35


Produksi adalah segala sesuatu yang secara langsung maupun tidak langsung ditunjukkan untuk menghasilkan barang dan jasa atau mempertinggi faedah barang guna memenuhi kebutuhan manusia. Produksi juga dimaksudkan untuk menghasilkan barang-barang konsumsi, yaitu barang-barang yang segera dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia atau konsumsi.

Untuk menjamin kegiatan produksi, diperlukan alat-alat yang dapat digunakan untuk menghasilkan barang/jasa yang disebut factor produksi atau sumber daya ekonomi. Sumber daya ekonomi meliputi :

  1. factor produksi alam
  2. factor produksi tenaga kerja manusia
  3. factor produksi modal
  4. factor produksi kewirausahaan
Produksi optimal dikaitkan dengan penggunaan factor produksi untuk memproduksi output tertentu, posisi optimal ini dicapai dimana tidak dimungkinkan untuk meningkatkan output tanpa mengurangi produksioutput yang lain.

Tingkat Produksi Optimal

Tingkat produksi optimal atau Economic Production Quantitiy (EPQ) adalah sejumlah produksi tertentu yang dihasilkan dengan meminimumkan total biaya persediaan (Yamit, 2002). Metode EPQ dapatdicapai apabila besarnya biaya persiapan (set up cost) dan biaya penyimpanan (carrying cost) yang dikeluarkan jumlahnya minimum. Artinya, tingkat produksi optimal akan memberikan total biayapersediaan atau total inventori cost (TIC) minimum.

Metode EPQ mempertimbangkan tingkat persediaan barang jadi dan permintaan produk jadi. Metode ini juga mempertimbangkan jumlah persiapan produksi yang berpengaruh terhadap biaya persiapan.Metode EPQ menggunakan asumsi sbb :

  1. barang yang diproduksi mempunyai tingkat produksi yang lebih besar dari tingkat permintaan.
  2. selama produksi dilakukan, tingkat pemenuhan persediaan adalah sama dengan tingkat produksi dikurangi tingkat permintaan.
  3. Selama berproduksi, besarnya tingkat persediaan kurang dari Q (EPQ) karena penggunaan selama pemenuhan.
Penentuan Volume Produksi yang Optimal

Menurut Riyanto (2001), penentuan jumlah produk optimal hanya memperhatikan biaya variable saja. Biaya variable dalam persediaan pada prinsipnya dapat digolongkan sbb :

  1. Biaya-biaya yang berubah-ubah sesuai dengan frekuensi jumlah persiapan proses produksi yang disebut biaya persiapan produksi (set-up cost).
  2. Biaya-biaya yang berubah-ubah sesuai dengan besarnya persediaan rata-rata yang disebut biaya penyimpanan (holding cost).
Biaya penyimpanan terdiri atas biaya yang-biaya yang bervariasi secara langsung dengan kuantitas persediaan. Biaya penyimpanan per periode akan semakin besar apabila rata-rata persediaan semakin tinggi.Biaya yang termasuk sebagai biaya penyimpanan diantaranya :

  1. Biaya fasilitas-fasilitas penyimpanan (termasuk penerangan, pemanas atau pendingin)
  2. Biaya modal (opportunity cost of capital)
  3. Biaya keusangan
  4. Biaya perhitungan fisik dan konsiliasi laporan
  5. Biaya asuransi persediaan
  6. Biaya pajak persediaan
  7. Biaya pencurian, pengrusakan atau perampokan
  8. Biaya penanganan persediaan, dan sebagainya.










Sumber :  http://ferybisnissukaku.blogspot.com/2010/05/produksi-optimal.html
http://chandrapamungkas.wordpress.com/2011/04/05/produsen-dan-fungsi-produksi-produksi-optimal-dan-least-cost-combination/

Senin, 18 Maret 2013

Membentuk Tubuh Atletis


Dalam proses pembentukan tubuh yang atletis, di perlukan langkah-langkah yang tepat. Mulai dari latihan, pola makan, dan istirahat yang cukup, serta tidak lupa konsistensi dalam menjalaninya. Karena jika tanpa konsistensi yang kita dapat hanya rasa lelah tanpa ada hasil, dan jangan lupa berdoa, :D

untuk itu perlu di perhatikan langkah-langkah berikut ini.

Latihan, untuk membentuk tubuh atletis di perlukan latihan yang tepat, dalam artian jika kita ingin membentuk otot di semua bagian tubuh maka latihan yang di lakukan pertama-tama adalah bagian sayap, sebenarnya terserah mau bagian mana dahulu yang ingin di latih. Tapi untuk lebih jelasnya kita memulai dari bagian sayap. Lakukan latihan di hari pertama fokus pada bagian sayap, yang dilanjutkan ke bagian lengan depan atau bisep kemudian ke bagian perut dan yang terakhir bagian kaki. Untuk hari kedua latih bagian dada, yang dilanjutkan ke bagian lengan belakang atau tricep kemudian ke bagian perut dan yang terakhir ke bagian kaki. Pada hari selanjutnya lakukan latihan fokus pada bahu, dilanjutkan ke bagian lengan depan atau bisep kemudian ke bagian perut dan yang terakhir bagian kaki. Dan hari selanjutnya istirahatkanlah tubuh anda tapi lakukanlah latihan kardio atau latihan ringan seperti bersepeda, berenang, lari,  dll. Untuk gerakan-gerakan latihan diatas searching aja di google,  :D :D :D ...

Pola makan, untuk memperoleh tubuh yang atletis peranan pola makan sangatlah penting, karena bagaimana otot mau berkembang kalau tidak di beri makan dengan baik. Dalam hal ini peranan protein sangatlah penting, karena protein adalah hal utama yang di butuhkan otot, protein yang baik dan bagus dapat di peroleh di dada ayam, daging merah tanpa lemak, putih telur, dll. Untuk pola makannya makanlah 5 kali sehari lima kali itu terdiri dari 3 makan besar dan 2 makan kecil, ngerti kan maksudnya :D :D :D ...

Istirahat, istirahat juga faktor penting dalam pembentukan otot, karena otot tumbuh saat kita istirahat atau tidur, istirahat yang baik dan teratur berpengaruh penting pada pertumbuhan otot.
Dalam hal ini, yang harus kita lakukan adalah latihan, pola makan yang baik dan istirahat. Lakukan itu semua secara konsisten, jangan gampang menyerah, bulatkan tekad untuk meraih hasil yang membanggakan.  :D  :D

Udah itu aja dulu dah, sebenernya masih banyak lagi pembahasan tentang membentuk tubuh atletis, tapi itu aja juga dah cukup kalo bener-bener mah ngerjainnya, pasti bisa,.  :D :D  :D  :D

Salam barbel ..  :D